Iklan

Financial Planning Seri 1 : Merencanakan Kredit dan Pembayarannya – Waroeng Tegal™


Merencanakan Kredit dan Pembayarannya

Terlepas dari persoalan riba dan yang lainnya, saat ini untuk memenuhi
kebutuhan sehari-hari yang cepat terkadang kita memerlukan untuk
mengambil kredit. Dimana kebutuhan itu bisa untuk membeli aset seperti
rumah, kendaraan, atau kebutuhan pribadi seperti pernikahan,
pendidikan, kesehatan, buka usaha, dll.
Hal penting yang harus diingat sebelum mengambil kredit adalah
memperhitungkan seberapa besar kemampuan kita dalam membayar angsuran
per bulan. Sehingga kita tidak terjebak bahkan sampai dikejar-kejar
oleh debt collector. Untuk lebih jelasnya kita lihat hal-hal sebagai
berikut :
1. Berapa banyak kredit yang butuhkan.
Jika kredit untuk konsumsi biasanya kita akan meminjam sebesar yang
kita butuhkan (semisal beli motor Rp. 15 juta ya kita kredit
keseluruhan, kecuali memang sudah ada modal buat uang muka).
Kalau kebutuhan kredit adalah untuk usaha harus disiapkan berapa yang
dari modal sendiri? Biasanya bank menginginkan kita menyediakan modal
antara 10-20%. Dari situ, bisa diketahui berapa banyak yang ingin
dipinjam dari bank.
2. Bagaimana untuk membayar cicilan setiap bulannya.
Berapa penghasilan utama per bulan, hitung pendapatan yang tetap
jangan ditambah dengan bonus, komisi, atau yang lain karena apabila
pendapatan kotor tentu jumlahnya menjadi tidak tentu per bulan.
Besarnya cicilan ke bank/lembaga pemberi kredit yang lain sebaiknya
maksimal sebesar 30% dari pendapatan per bulan. Jadi misal pendapatan
per bulan Rp. 4 Juta, maka cicilan per bulan maksimal adalah sebesar
Rp. 1,2 Juta.
Mengapa maksimal 30%, karena dengan pertimbangan bahwa setiap bulan
kita menghabiskan minimal 60% dari pendapatan untuk konsumsi dll. jadi
apabila dibuat spare sebesar 10 % untuk cadangan darurat sebaiknya
jangan lebih dari 30% cicilan maksimal per bulan.
Bagaimana apabila kita kredit untuk usaha? Tentunya akan menghasilkan
pendapatan tambahan yang bisa untuk menambah uang untuk pembayaran
kredit. Memang betul, tetapi usaha tersebut biasanya baru memberikan
untung setelah 1-2 tahun berjalan karena membutuhkan promosi dan
mencari pelanggan terlebih dahulu.
Setelah melakukan perhitungan kemampuan membayar per bulannya pilihlah
jangka waktu dan nominal kredit yang sesuai. Khusus untuk kredit yang
jangka waktunya agak lama biasanya 5 tahun ke atas, cari-cari
informasi saat kredit sudah berjalan. Apakah ada bank lain yang
menawarkan kredit take over (diambil alih oleh bank lain kreditnya)
dengan menawarkan bunga yang lebih rendah. Apabila ada, mungkin dapat
dipertimbangkan untuk mengambil kredit take over tersebut.
3. Perhitungan Bunga dan Biaya Lain
Bunga yang ditawarkan saat ini umumnya ada 2 yaitu fixed dan floating.
Kalau bingung dengan istilah2 ini minta saja kepada tenaga salesnya
untuk membuat tabel perhitungan angsuran sesuai dengan jumlah kredit
dan waktu yang diinginkan untuk pembayaran kredit tersebut. Bandingkan
dengan cermat sebelum mengambil keputusan untuk memilih salah satunya
termasuk biaya-biaya yang menyertai seperti provisi (biasanya 1% dari
nilai kredit) dan administrasi (yang ini biasanya hangus ealaupun
kredit tidak disetujui).

Iklan

About yudhisti

Keep learning and sharing

Posted on 17 September 2008, in Keuangan and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: